Semua berawal dari sebuah mimpi sederhana di Kalurahan Trimurti, Bantul. Melalui program Desa
Preneur yang didukung oleh Dana Keistimewaan DIY, lahirlah inisiatif untuk menghidupkan kembali
kuliner warisan: Mie Lethek—dengan cara yang lebih sehat dan modern.
Dari sinilah YuMurti lahir. Nama ini bukan sekadar merek, tapi simbol kebangkitan usaha lokal.
Berkat dukungan program tersebut, kami berhasil membangun Rumah Produksi Sawahan, yang kini
menjadi pusat produksi Mie Lethek YuMurti.
Rumah produksi ini bukan hanya tempat membuat mie—ia menjadi tempat warga sekitar diberdayakan,
diberi pelatihan, dan menjadi bagian dari rantai produksi yang adil dan berkelanjutan.
YuMurti hadir untuk membuktikan bahwa makanan sehat, tradisional, dan penuh makna bisa tumbuh
dari desa, untuk seluruh Indonesia.
Menjadikan Yu Murti sebagai brand lokal bakmi lethek dalam kemasan yang dikenal di seluruh kalangan masyarakat di Indonesia.
Kami berkomitmen untuk menghadirkan Mie Lethek Instan yang lezat, sehat, dan aman dikonsumsi, dengan menjaga standar mutu dari bahan hingga proses produksi.
Produk Yu Murti dipasarkan secara luas melalui toko offline, e-commerce seperti Shopee dan TikTok Shop, serta media sosial untuk menjangkau konsumen lebih luas, termasuk luar Pulau Jawa.
Penjualan yang stabil dan terus tumbuh menjadi penggerak utama dalam mendukung keberlangsungan usaha, pengembangan produk, dan pemberdayaan ekonomi desa.
Kami aktif menyampaikan cerita di balik produk dari kearifan lokal, proses alami, hingga manfaat bebas gluten agar masyarakat lebih menghargai dan memilih produk lokal yang berkualitas.
Kami percaya bahwa kesejahteraan tim adalah fondasi keberhasilan. Melalui usaha yang sehat dan bertumbuh, kami berupaya memberikan manfaat ekonomi yang adil dan berkelanjutan bagi seluruh karyawan.